Kamis, 16 Oktober 2008
Fachri Berusaha Lepas Dari Bayangan Ahmad Albar
Hal tersebut diungkap Fachri ketika ditanya tentang perkembangan karirnya bermusik. Saat ini Fachri bersama bandnya, Jibriel, tengah mempersiapkan banyak hal untuk masa depan mereka.
"Kita berusaha sekuat mungkin lepas dari bayang-banyang mereka. Bokap paling cuma mendoakan. Sukses ya," ujar Fachri ditemui di Studio Odesa, Darmawangsa, Jakarta Selatan, Rabu (15/10/2008) malam.
Bersama Jibriel, bintang film 'Alexandria' itu mengaku menemukan dunia yang baru. Apalagi teman-teman bandnya sudah cukup ia kenal sejak di bangku SMP. Tidakkah Ahmad Albar turut membantu?
"Papa nggak pernah ikut campur. Bokap cuma ngarahin aja," jelasnya santai.
Jibriel kini telah sibuk mempersiapkan pertunjukan mereka untuk konser Avenged Sevenfold pada 22 Oktober mendatang di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Jibriel telah didapuk sebagai band pembuka untuk konser kedua Avenged Sevenfold tersebut di Jakarta.
(yla/yla)
from : http://music.detikhot.com/read/2008/10/16/115718/1020981/228/
Bon Jovi Keberatan Lagunya Digunakan John McCain
Bon Jovi, yang menggelar jamuan santap malam bagi penggalangan dana untuk Barack Obama di rumahnya, di New Jersey, dengan tiket US$30.000 per orang pada September lalu, menyatakan dirinya merasa terkejut mendengar lagu bandnya, Who Says You Can't Go Home, telah digunakan dalam berbagai rapat umum kampanye yang diselenggarakan Cawapres kubu Republik, Sarah Palin, pekan ini.
"Kami menulis lagu ini sebagai ucapan terima kasih kepada mereka yang telah mendukung kami pada 25 tahun lalu. Lagu tersebut sejak itu telah menjadi semboyan bagi negara bagian asal kami, New Jersey, dan lagu tema bagi kemitraan kami di seluruh negeri ini untuk membangun rumah-rumah dan membangun kembali berbagai komunitas."
"Sekalipun kami tidak diminta, kami tidak setuju penggunaan kata 'Home' oleh mereka," kata Bon Jovi, dalam pernyataannya kepada situs internet TMZ.com, seperti diberitakan Reuters.
Sebelumnya kelompok rock Heart melayangkan sepucuk surat pada September lalu yang meminta kubu Republik agar tak menggunakan lagu Barracuda. Lagu tersebut menjadi lagu tema awal tak resmi Palin, yang merujuk pada nama panggilan 'Sarah Barracuda' yang diperoleh Gubernur Alaska itu semasa menjadi atlet bola basket di sekolahnya semasa masih SMA.
Palin menempuh pendidikan SMA pada Wasilla High School di Wasilla, 71 km utara Anchorage. Dia adalah point guard dan kapten tim bola basket sekolahnya dan memperoleh julukan 'Sarah Barracuda' berkat permainannya yang penuh semangat.
Pada Agustus lalu, rocker Jackson Brown menggugat McCain, Komite Nasional Republik dan Partai Republik Cabang Ohio, dengan menuduh mereka menggunakan lagu hitnya pada 1977, Running on Empty, dalam iklan kampanye tanpa ijin.
Stevie Wonder, Kanye West, Sheryl Crow dan para musisi lainnya bulan lalu merilis sebuah album berisi lagu-lagu yang telah digunakan dalam berbagai rapat umum kampanye Obama.
Bertajuk Yes We Can: Voices of a Grassroots Movement (Ya Kita Bisa : Suara Gerakan Akar Rumput), album itu dijual untuk menghimpun dan bagi kubu Demokrat sebelum pemilihan presiden pada 4 November (kpl/dar)from ; http://www.kapanlagi.com/h/0000256524.html
Rabu, 08 Oktober 2008

Los Angeles - Travis Barker kini sudah pulih dan muncul di depan publik. Ia mengaku sangat bersyukur dapat selamat dari kecelakaan pesawat pribadi yang menewaskan 4 orang itu."Sangat bersyukur saya bisa hidup!," ujar Travis dikutip detikhot dari Aceshowbiz, Kamis (9/10/2008).
Akibat kecelakaan tersebut mantan drummer band Blink 182 itu mengalami luka bakar tingkat 3. Namun ia mengaku berusaha melakukan yang terbaik untuk mencapai kesembuhannya. Pasca kecelakaan yang terjadi 19 September lalu, Travis dan sahabatnya DJ AM menjalani perawatan intensif di Doktor Hospital, Augusta selama 10 hari.
Awalnya Travis tak mau bicara banyak namun setelah dipancing, pria beranak dua itu akhirnya buka mulut. Mengalami kecelakaan pesawat diakui Travis selalu jadi ketakutan terbesarnya.
"Saya benci pesawat. Ketakutan terbesar saya adalah terlibat dalam kecelakaan pesawat, jadi ketika itu terjadi.. ya saya hanya bersyukur masih hidup! Saya berterimakasih masih bisa berada di sini," jelas Travis.
Pasca pengobatannya di California selesai, Travis pun ogah lagi naik pesawat. Ia pulang menuju Los Angeles bersama keluarganya dengan mengendarai bis. Travis kemudian mendapat perawatan di rumah.
"Saya berusaha untuk sembuh dengan cepat dan bermain drum lagi dan bisa memeluk anak-anak saya lagi," jelas Travis yang telah dikaruniai 2 anak, Landon Asher Barker dan Alabama Luella Barker dari sang istri tercinta, Shanna Moakler.
(yla/yla)
Kamis, 18 September 2008
Goldberg: Courtney Love Penghancur Nirvana
Love menikah dengan vokalis utama Nirvana, Kurt Cobain, pada 1992. Pernikahan mereka dianugerahi seorang putri, Frances Bean. Akhirnya, Cobain memilih untuk bunuh diri pada 1994.
Menurut Goldberg, Love memiliki peran yang sangat penting dalam perjuangan Cobain melawan heroin dan bertindak sebagai juru bicara Nirvana.
"Kehadiran Courtney adalah sebuah metafora untuk akhir dari satu era dalam kehidupan band itu dan awal dari era lain," tulisnya dalam bukunya yang akan segera dirilis, BUMPING INTO GENIUSES: MY LIFE INSIDE THE ROCK AND ROLL BUSINESS.
Goldberg membahas sebuah kejadian di mana dia memberikan uang pada pasangan itu, dia percaya mereka akan menghabiskannya untuk membeli heroin.
"Akhir minggu di bulan Januari 1992 di mana Nirvana muncul pertama kali di 'Saturday Night Live' adalah titik balik yang membuka masalah heroin itu. Masalah inilah yang menghantui Kurt sepanjang hidupnya.
"Courtney memanggilku di rumahnya suatu pagi saat acara itu diudarakan," lanjut Goldberg. "Dan dia memintaku untuk memberikan Kurt US$5000 tunai sehingga mereka bisa 'berbelanja'."
"Aku merasa tidak nyaman saat aku memberikan US$100 pada Love di hotel," terangnya.
"Lalu awan gelap kecanduan obat memasuki kehidupan band tersebut. Aku dihadapkan pada banyak kebohongan dan kematian yang ditunjukkan oleh para pengguna heroin."
Buku BUMPING INTO GENIUSES: MY LIFE INSIDE THE ROCK AND ROLL BUSINESS akan dirilis di Amerika Kamis, 18 September, hari ini. (ctm/npy)dikutip dari : http://www.kapanlagi.com/h/0000251538.html
'KANTATA TAKWA' Dirilis Setelah Tertunda 18 Tahun
"Setelah jadi, film ini saya simpan di rumah," kata Gatot Prakosa salah satu produser film ini yang ditemui di seusai "preview" film tersebut di Jakarta, Rabu (17/09).
Menurut Gatot, saat itu (masa ORBA) tidaklah dimungkinkan untuk mengedarkan film tersebut di bioskop. "Siapa yang berani?" katanya.
Menyambung ucapan rekannya, Eros Djarot mengatakan bahwa hal itu ada dampak positifnya. "Kalau dulu diedarkan, pasti lah tidak jadi karena banyak sekali yang dipotong," katanya.
Berdurasi 72 menit, film KANTATA TAKWA menggambarkan kehidupan para seniman dan aktivis yang diburu aparat karena aksi-aksinya yang mengecam pemerintah lewat puisi, musik, dan lagu.
Kecaman-kecaman itu diperlihatkan melalui beberapa lagu KANTATA TAKWA seperti Bongkar, Hati Nurani, dan Bento.
W.S Rendra mengatakan, konser Kantata Takwa di Senayan dan beberapa kota besar lain di Indonesia bukanlah pertunjukan musik biasa melainkan sebuah peristiwa budaya, karena melibatkan banyak seniman dari berbagai bidang, musisi, penyanyi, penari, dan peyair.
Film ini diproduseri Eros Djarot, Setiawan Djody, dan Gatot Prakosa. Dan dibintangi oleh seluruh personil Kantata Takwa, termasuk Iwan Fals, Sawung Jabo, Setiawan Djody, Yocky Suryoprayogo, dan kelompok Bengkel Teater Rendra. (kpl/erl)dikutip dari : http://www.kapanlagi.com/h/0000251746.html
Kamis, 04 September 2008
Indiefest, Perwujudan Semangat Untuk 'Nge-Band'
Pandangan itu dikemukakan sejumlah anggota dewan juri L.A Lights IndieFest 2008, menjelang Final Regional Jakarta di GOR Basket Senayan, baru-baru ini. "Indie itu lebih ke spirit dan 'attitude'," kata Satrio, salah seorang anggota juri.
Vokalis Pure Saturday itu menanggapi pertanyaan wartawan tentang predikat indie yang dilekatkan pada band-band peserta.
Sikap dan semangat kebebasan itu menjadi penting dalam kompetisi band IndieFest, yang memang membuka kesempatan kepada seluruh band non label besar untuk bisa menunjukkan karya-karya mereka.
"Indie boleh dibilang anti-main stream. Indie bukan seperti musik pop, yang umumnya berpola sama baik dalam karya musikal maupun liriknya," katanya.
Adib Hidayat, deputi editor umum Majalah Rolling Stone Indonesia yang juga anggota dewa juri mengatakan band indie memainkan musik yang tidak terjebak dalam satu pola tertentu, sangat variatif dan memiliki nilai seni.
"Selalu ada yang baru, fresh, dan segar," katanya. Meski demikian, ia mengatakan sangat sulit untuk mendefinisikan kata indie yang dilekatkan pada sebuah kelompok musik atau artis.
Ketika ditanyakan tentang latar belakang para juri yang berasal dari komunitas band indie, termasuk Koil dan Seringai, Satrio mengatakan hal itu sebagai wajar saja, karena memang yang dicari adalah mereka yang mengerti tentang makna indie.
Pada malan Final Regional Jakarta, anggota dewan juri tampil dengan band masing-masing, kecuali Satrio yang tidak tampil dengan Pure Saturday.
Penampil non juri termasuk Teenage Death Star, Zeke And The Popo, alumnus L.A Lights IndieFest, Monkey To Millionaire. Acara ditutup dengan penampilan 'jamsession' antara Koil, Minerva String Quartet dan Seringai.
Sebelum di Jakarta, Final Regional telah digelar di Surabaya, Bandung dan Yogyakarta.
Dari ribuan band yang mendaftarkan diri, telah terpilih 60 band yang lolos audisi. Jumlah itu akan disaring lagi untuk mendapatkan 24 band, dan akhirnya 12 band terbaik yang bakal mendapatkan kesempatan membuat album kompilasi.
Menurut Selly Asril, Project Officer L.A. Lights Indiefest, pengumuman 12 band yang berhak masuk dalam album kompilasi bakal diumumkan akhir tahun ini. (kpl/bun)dikutip dari ; http://www.kapanlagi.com/h/0000248058.html
Ibu Negara Prancis Ikuti Metallica dan Paul McCartney
Penyanyi dan juga model yang menikahi Presiden Prancis, Nicolas Sarkozy, awal tahun ini tersebut akan menyanyikan lagu-lagu dari albumnya, COMME SI DE RIEN N'ETAIT di pertunjukan BBC 2 itu 16 September mendatang.
Penampilan tersebut menandai debut manggungnya di TV Inggris. Bruni juga berharap kunjungan resminya ke Amerika bersama suaminya Oktober ini akan membuka kesempatan untuk tampil di sana. (ctm/npy)dikutip dari ; http://www.kapanlagi.com/h/0000248609.html